JOMBANG — Setelah berminggu-minggu menimba ilmu di lapangan, ratusan siswa MAN 8 Jombang akhirnya resmi menyelesaikan masa Praktik Kerja Industri (Prakerin). Para siswa yang sebelumnya tersebar di 31 lokasi magang mitra kini kembali ke sekolah, membawa pulang bekal keterampilan dan cerita pengalaman kerja yang sebenarnya.
Selama magang, para siswa tak sekadar mempraktikkan teori dari kelas. Mereka ditempa langsung oleh ritme kerja dunia industri—mulai dari melatih kedisiplinan, mengasah etos kerja, sampai belajar beradaptasi dengan lingkungan profesional yang serba cepat.
Plt. Kepala MAN 8 Jombang, Erma Rahmawati, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh mitra industri yang sudah membimbing para siswanya. Ia mengaku bangga melihat perubahan positif pada anak didiknya setelah kembali ke madrasah.
“Anak-anak pulang tidak hanya membawa tumpukan laporan, tetapi benar-benar membawa modal keterampilan, etika kerja, dan gambaran riil tentang dunia usaha,” tutur Erma saat menyambut kembalinya para siswa.
Ia menambahkan, kerja sama erat dengan 31 tempat magang ini sangat krusial. Langkah ini jadi cara efektif untuk menjembatani materi pelajaran di sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga lulusan madrasah punya daya saing yang kuat.
Kepulangan peserta magang ini pun disambut hangat oleh para guru. Sekolah berharap, jejaring dan ilmu yang didapat selama prakerin bisa jadi pijakan kokoh bagi para siswa—baik yang ingin lanjut kuliah maupun yang berniat langsung merambah dunia kerja.
Selesainya program ini makin mempertegas komitmen MAN 8 Jombang untuk terus mencetak generasi muda yang siap pakai dan teruji di lapangan. (fdy)





