
Jombang, 27 Agustus 2025 — Program praktik kerja industri (prakerin) bagi siswa jurusan tata busana MAN 8 Jombang telah memasuki minggu kesembilan, periode krusial untuk mengasah keterampilan praktis mereka di dunia nyata. Berlokasi di LKP Nurfah, LKP Modes Sri Rejeki, dan Cokro Konfeksi, para siswa mendapatkan pengalaman berharga yang tidak dapat mereka peroleh di bangku sekolah.
Monitoring yang dilakukan oleh salah satu guru pembimbing, Diyah Ayu, S.Pd., pada Rabu ini menunjukkan hasil yang sangat positif. Pada pekan kesembilan ini, siswa telah melewati fase adaptasi dan kini fokus pada penguasaan teknik-teknik produksi yang lebih kompleks. Mereka tidak hanya mengaplikasikan teori menjahit yang telah dipelajari, tetapi juga mendalami metode baru, seperti menjahit kaus dengan sistem konveksi, sebuah proses yang menuntut kecepatan dan ketepatan tinggi dalam skala massal. Selain itu, mereka juga mempelajari teknik menjahit baju dengan metode yang berbeda dan efisien, sesuai standar industri.

Selain keterampilan teknis, minggu kesembilan prakerin juga menjadi momentum penting bagi siswa untuk memahami dinamika dunia kerja. Mereka belajar bagaimana setiap tempat usaha memiliki ciri khas dan cara berbeda dalam menerima serta melayani pelanggan. Hal ini melatih kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang beragam.
Program ini terbukti sangat efektif dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri. Evaluasi menunjukkan bahwa beberapa siswa lulusan MAN 8 Jombang berkesempatan untuk langsung bekerja di tempat mereka magang. Kesempatan ini menjadi bukti nyata bahwa ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan sangat relevan dan dibutuhkan oleh pasar kerja.

“Mengingat banyaknya teknik menarik yang bisa dipelajari di dunia kerja, saya berharap durasi magang bisa diperpanjang di tahun-tahun mendatang,” ujar Diyah Ayu, S.Pd. Ia menambahkan, durasi yang lebih lama akan memberikan bekal yang lebih matang bagi siswa untuk membuka lapangan kerja sendiri di masa depan.
Dengan capaian di minggu kesembilan ini, program prakerin MAN 8 Jombang terus membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang siap bersaing di industri kreatif.