Perkuat Kompetensi Calon Pendidik, MAN 8 Jombang Sambut 11 Mahasiswa Magang FTIK UIN SATU Tulungagung

JOMBANG – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jombang secara resmi menerima 11 mahasiswa praktikan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung untuk melakoni program magang selama tiga bulan ke depan, Senin (14/9/2026). Mengusung fokus utama penguatan kompetensi pedagogik berbasis pengalaman lapangan, para mahasiswa diproyeksikan mengeksplorasi ekosistem pembelajaran madrasah secara langsung.


Dosen Pembimbing Magang (DPM) UIN SATU Tulungagung, Dr. M. Afthon Ulin Nuha, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan pihak madrasah dalam menerima kontingen akademisnya untuk tahun kedua secara berturut-turut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa magang bukan sekadar pemenuhan beban SKS, melainkan fase krusial dalam perjalanan akademik.
“Kami berterima kasih atas penyambutan yang sangat hangat dari keluarga besar MAN 8 Jombang. Ini adalah tahun kedua kami membina kemitraan di sini. Kami menitipkan pesan kepada para mahasiswa bahwa perjalanan akademik yang mereka tempuh harus mampu memberikan dampak nyata dan bisa dirasakan manfaatnya oleh para murid,” ujar Dr. Afthon.


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MAN 8 Jombang menyambut hangat kehadiran para calon pendidik profesional tersebut. Dalam pengarahannya, ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi intensif antara mahasiswa dengan guru pamong untuk menyerap praktik baik mengajar.


Tiga poin utama yang ditekankan pihak pimpinan madrasah meliputi:

  1. Sinergitas Pembelajaran: Membangun komunikasi proaktif dan kolaborasi harmonis bersama para guru pamong di kelas.
  2. Kedisiplinan Tinggi: Menjunjung tinggi komitmen waktu dan tata tertib madrasah sebagai cerminan integritas pendidik.
  3. Integrasi Teknologi: Memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital modern dalam merancang media serta metode pembelajaran yang adaptif.
    Melalui program integratif yang berlangsung hingga pertengahan Desember mendatang, sinergi antara akademisi kampus dan praktisi madrasah ini diharapkan tidak hanya menempa kesiapan mental serta profesionalisme mahasiswa magang, tetapi juga menghadirkan inovasi segar dalam proses kegiatan belajar mengajar di MAN 8 Jombang. (fdy)

Related posts