Sulap Limbah Jadi Karya Seni Nilai Tinggi, MAN 8 Jombang Raih Juara 1 Nasional di Extranas Lamongan

LAMONGAN — Prestasi membanggakan tingkat nasional kembali diukir oleh civitas akademika MAN 8 Jombang. Melalui ketajaman kreativitas dan keterampilan vokasi, kontingen dari madrasah aliyah negeri tersebut sukses mengamankan predikat Juara 1 Nasional pada ajang Extranas cabang kriya yang memuncak di Kabupaten Lamongan, Sabtu (12/9).
Kemenangan gemilang ini diraih oleh Nabil, siswa bakat MAN 8 Jombang yang tampil memukau pada babak grand final. Bergabung dalam tim “Bengkel Las Mapan”, Nabil berhasil menyisihkan lima kompetitor tangguh perwakilan madrasah terbaik dari berbagai pelosok penjuru Indonesia. 


Dalam perhelatan bergengsi ini, Nabil mengusung konsep inovatif berupa pembuatan hiasan dinding minimalis berbasis ramah lingkungan. Di bawah komando dan pendampingan intensif Bapak Febri Panji, guru pengampu Teknik Las MAN 8 Jombang, material barang bekas yang kerap dipandang sebelah mata berhasil disulap menjadi produk seni bernilai estetika dan memiliki daya jual tinggi di pasaran.


Sentuhan dingin Nabil dan bimbingan teknis yang presisi dari Bapak Febri Panji membuat karya pengerjaan las dan pengolahan limbah tersebut mendapatkan penilaian tertinggi dari dewan juri. Penampilan konsisten sejak tahap perancangan hingga penyelesaian akhir menempatkan MAN 8 Jombang di tangga tertinggi podium kompetisi.
Perjalanan menuju mahkota juara ini terbilang panjang dan ketat. Kompetisi diawali dari babak seleksi tingkat nasional yang bergulir sejak pertengahan Agustus lalu. Setelah menyaring puluhan karya dari berbagai wilayah, panitia menyaring enam kontingen terbaik untuk melaju ke babak puncak di Lamongan pada tanggal 12 September.


Di babak grand final, tim Bengkel Las Mapan dari MAN 8 Jombang (Jawa Timur) bersaing ketat menghadapi lima finalis nasional lainnya. Kelima pesaing tersebut meliputi tim Kriya Mentaya dari MAN Kotawaringin Timur (Kalimantan Tengah), tim Mandaba perwakilan MAN 2 Bantul (D.I. Yogyakarta), tim Mantap dari MAN 3 Kota Padang (Sumatera Barat), tim For Gen Manesa besutan MAN 4 Sleman (D.I. Yogyakarta), serta tim Krimada dari MAN 2 Kota Madiun (Jawa Timur). 
Meski harus berhadapan dengan lawan-lawan tangguh yang menyajikan karya tak kalah impresif, keunggulan teknik penyambungan, kerapian detail, serta kekuatan konsep daur ulang yang dibawakan Nabil mampu mengungguli seluruh peserta lain.


Puncak kebanggaan tersebut ditandai dengan prosesi penyerahan penghargaan yang berlangsung meriah pada acara penutupan Extranas di Gedung Sport Center Lamongan. Piala Juara 1 Nasional diserahkan langsung di hadapan para pejabat, juri, serta ribuan pasang mata penonton yang memadati arena.
Capaian ini mempertegas komitmen MAN 8 Jombang dalam mengembangkan potensi vokasi para siswanya. Keberhasilan Nabil dan tim Bengkel Las Mapan dibimbing Bapak Febri Panji tidak hanya mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Jombang, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa tangan kreatif pelajar madrasah mampu mengubah limbah bekas menjadi karya seni bernilai ekonomis tinggi di kancah nasional. (fdy)

Related posts