Cegah Kenakalan Remaja, 350 Wali Murid MAN 8 Jombang Disuntik Edukasi Parenting

JOMBANG — Ratusan orang tua siswa kelas X MAN 8 Jombang memadati aula madrasah setempat. Bukan untuk penerimaan rapor, kedatangan sekitar 350 wali murid ini guna mengikuti agenda parenting bersama jajaran Polres Jombang.

Langkah ini sengaja diambil pihak madrasah untuk memperkuat benteng pengawasan anak. Mengingat, tantangan mendidik remaja di era digital kian kompleks.

Hadir sebagai narasumber, Bripka Amak Pradita, S.H. dari Polres Jombang. Dalam pemaparannya, Amak mewanti-wanti para orang tua agar tidak lepas tangan dan menyerahkan urusan kedisiplinan sepenuhnya ke pihak sekolah.

Menurutnya, jam belajar anak di madrasah sangat terbatas. Selebihnya, kontrol utama justru berada di rumah dan lingkungan sekitar.

“Pembentukan karakter, mental, dan akhlak itu benteng utamanya di keluarga. Kalau di rumah tidak ada komunikasi yang sehat dan pengawasan yang konsisten, porsi pendidikan karakter di sekolah tidak akan maksimal,” tegas Amak di hadapan ratusan peserta.

Di tempat yang sama, Plt. Kepala MAN 8 Jombang, Erma Rahmawati, M.Pd.I., mengapresiasi tingginya antusiasme para wali murid yang hadir. Ia menilai, keselarasan antara pola didik guru di Madrasah dan orang tua di rumah menjadi kunci utama keberhasilan siswa.

“Kami ingin pola pendampingan anak di madrasah dan di rumah bisa sejalan. Makanya komunikasi serta keterbukaan antara orang tua dan pihak sekolah harus terus dijaga,” tutur Erma.

Materi yang disampaikan pun menyentuh isu-isu krusial kenakalan remaja. Mulai dari bahaya perundungan (bullying), bijak bermedia sosial, hingga tertib lalu lintas. Sesi tanya jawab mendadak riuh saat sejumlah wali murid memanfaatkan momen ini untuk curhat seputar dinamika menghadapi anak usia remaja.

Melalui forum edukatif ini, MAN 8 Jombang berharap sinergi yang terbangun mampu mencetak generasi lulusan yang tak hanya matang secara akademis, tapi juga tangguh secara mental, disiplin, serta berakhlak mulia. (fdy)

Related posts