
JOMBANG – Atmosfer persaingan akademis menguasai Kabupaten Jombang. Pada Selasa, 16 Desember 2025, acara besar Jombang Madrasah Competition (JMC) yang ke-3 secara resmi dimulai. Acara pembukaan yang semarak ini berlangsung di MAN 8 Jombang dan dihadiri oleh ratusan siswa-siswi berprestasi dari berbagai madrasah.
Perlu dicatat bahwa meskipun upacara pembukaan dilaksanakan pada 16 Desember, kompetisi olimpiade JMC ini sendiri telah direncanakan berlangsung selama tiga hari penuh, yaitu dari 15, 16, sampai 17 Desember 2025.

Pembukaan JMC yang ketiga ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Dr. H. Muhajir, S.Ag., M.Ag. Dalam pernyataannya, Bapak Muhajir menekankan bahwa acara ini merupakan tempat strategis untuk menilai dan mengeksplorasi potensi terbaik yang dimiliki oleh semua siswa madrasah.
“JMC ketiga ini bukan hanya lomba, melainkan arena bagi anak-anak madrasah untuk membuktikan bahwa mereka memiliki kekuatan bersaing dan keunggulan yang istimewa,” kata Bapak Muhajir. Ia menambahkan bahwa perlombaan ini meliputi tiga tingkat pendidikan, yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), sehingga menjadikannya olimpiade terbesar yang melibatkan bakat dari semua jenjang.
Menciptakan Kesempatan Bersaing dengan Semua Madrasah

Salah satu tujuan utama diadakannya JMC ke-3 adalah untuk mendorong siswa madrasah menjadi lebih percaya diri dalam bersaing dengan siswa lainya, terutama di bidang sains dan ilmu pengetahuan agama. JMC dirancang mengikuti standar kompetisi olimpiade yang ketat, menjamin bahwa proses seleksi yang berlangsung selama tiga hari ini benar-benar melahirkan talenta unggul.
“Kami ingin menghapus stigma.” “Kami mengharapkan, lewat JMC ini, anak-anak madrasah dapat menunjukkan bahwa mutu pendidikan di bawah Kemenag mampu menghasilkan generasi yang cerdas, kompetitif, dan berperilaku baik,” jelasnya di depan para peserta dan guru pendamping.
Peningkatan Kinerja dan Pengumuman Puncak HAB

Ratusan peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi tiga hari ini akan berlomba untuk merebut gelar juara di berbagai kategori lomba olimpiade. JMC diharapkan dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi mereka, baik pada tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Usai menjalani tahap evaluasi, pengumuman pemenang serta penyerahan penghargaan JMC ke-3 akan dilaksanakan pada puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama 2025. Langkah ini diambil untuk memberikan penghargaan yang lebih semarak dan menjadikan para pemenang sebagai teladan bagi seluruh keluarga besar Kemenag Jombang.
