Perkuat Komitmen Bersama, Delegasi Kemenag dan Satker se-Jombang Studi Tiru Zona Integritas ke MAN 2 Kota Malang

Kota Malang ( Humas MAN 8 Jombang ) – Sebanyak 93 perwakilan delegasi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang dan seluruh satuan kerja (satker) madrasah melakukan kunjungan studi tiru ke MAN 2 Kota Malang. Rombongan yang terdiri dari Kemenag Jombang, serta perwakilan dari MAN, MTsN, dan MIN se-Kabupaten Jombang ini bertekad untuk menyerap strategi efektif dari MAN 2 Kota Malang, yang telah sukses meraih predikat Zona Integritas (ZI) dan menjadi rujukan nasional.

Kepala MAN 8 Jombang, Hj. Farida Priyatna, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Kami melihat MAN 2 Kota Malang sebagai role model yang menginspirasi. Keberhasilan mereka dalam membangun birokrasi yang bersih dan transparan menjadi acuan utama bagi kami untuk meningkatkan kualitas layanan di seluruh satker di Jombang,” ujarnya.

Rombongan disambut hangat oleh Kepala MAN 2 Kota Malang, Syamsudin, M.Pd., beserta jajaran tim ZI. Dalam sesi diskusi yang produktif, Syamsudin memaparkan berbagai inovasi yang mereka terapkan, mulai dari digitalisasi layanan, peningkatan akuntabilitas, hingga penanaman nilai-nilai integritas. Poin-poin ini menjadi pembahasan krusial karena merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang anti-korupsi dan berorientasi pada pelayanan prima.

Partisipasi delegasi dari berbagai tingkatan madrasah (MIN hingga MAN) menunjukkan keseriusan Kemenag Jombang dalam membangun integritas secara menyeluruh. Hj. Farida Priyatna berharap bahwa pengetahuan yang didapat dari kunjungan ini akan menjadi bekal berharga bagi setiap delegasi untuk menyusun dan mengimplementasikan rencana aksi yang lebih konkret di satker masing-masing.

“Kami optimis, dengan semangat dan komitmen dari seluruh delegasi yang hadir, kami bisa mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Kemenag Jombang. Ini adalah langkah awal yang strategis untuk mencapai tujuan tersebut,” tutup Hj. Farida Priyatna. ( fdy )

Related posts